“When Crisis Becomes Growth”: Meaning-Making, Resilience, and Growth among Adolescents with Out-of-Wedlock Pregnancy

  • Eunike Adelya Elaina Sahertian Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Indonesia
  • Maria Goretti Adiyanti Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Indonesia
  • Enjang Wahyuningrum Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Indonesia
Keywords: Meaning-making, Negative Experience, Teen Pregnancy out of Wedlock

Abstract

This study investigates the meaning-making process of negative experiences among adolescents who experienced out-of-wedlock pregnancy. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected from five participants (17 to 19 years old when they got first pregnancy) through in-depth interviews and observations to explore their emotional and cognitive responses. The findings showed that the meaning-making process is gradual and shaped by both internal and external factors. Initially, the pregnancy was perceived as traumatic, marked by shame, fear, and social rejection. Over time, however, support from family and friends played a key role in helping the adolescents reinterpret their experiences. Family support, in particular, provided a safe, nonjudgmental space that enabled emotional recovery and personal reflection. This shift allowed the participants to develop a sense of responsibility, continue their education, seek economic independence, and pursue healthier relationships. These efforts reflect a transition from crisis to growth, guided by a “will to meaning” and the creation of purpose through action. In conclusion, out-of-wedlock pregnancy, while initially distressing, became a catalyst for personal development and a deeper understanding of life’s meaning.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrita, F., & Yusri, F. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 14-26. https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.101

Ajayi, A. I., Odunga, S. A., Oduor, C., Ouedraogo, R., Ushie, B. A., & Wado, Y. D. (2021). “I was tricked”: Understanding reasons for unintended pregnancy among sexually active adolescent girls. Reproductive Health, 18, 1–11. https://doi.org/10.1186/s12978-021-01078-y

Alifah, A. P., Apsari, N. C., & Taftazani, B. M. (2022). Faktor yang mempengaruhi remaja hamil di luar nikah. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(3), 529–534. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i3.38077

Amira, I., Hendrawati, H., Sriati, A., Sumarni, N., & Rosidin, U. (2023). Edukasi pencegahan pergaulan bebas pada remaja. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(10), 4132–4141. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i10.12010

Astari, G. A. B. A. P., & Chusniyah, T. (2021). Dialektika konflik remaja yang hamil di luar nikah. Flourishing Journal, 1(2), 94–99. https://doi.org/10.17977/um070v1i22021p94-99

Chaidir, W., & Tuapattinaja, J. M. R. (2018). Kebutuhan hidup pada pekerja seks komersil: Meaningful life of sex worker. Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 13(3), 153–161. https://doi.org/10.32734/psikologia.v13i3.2275

Damayanti, A., Nada, Q., Adani, E. F., Putri, E. U., & Surjaningrum, E. R. (2022). Gambaran determinan resiliensi pada remaja yang mengalami kehamilan di luar nikah: Studi kasus. Humanitas (Jurnal Psikologi), 6(1), 81-96. https://doi.org/10.28932/humanitas.v6i1.4660

Djasmita, K. P., & Huwae, A. (2023). Dimension of big five personality and resilience in adolescents who are pregnant out of wedlock. Psychocentrum Review, 5(3), 132-144. https://doi.org/10.26539/pcr.532118

Elizabeth, N., & Naryoso, A. (2023). Pengungkapan diri anak yang hamil diluar nikah kepada orang tua. Interaksi Online, 11(3), 80–101. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/39390

Fauza, Z. (2021). Self-acceptance pada remaja yang hamil pranikah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7028–7031. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.2054

Frankl, V. E. (1962). Man’s search for meaning: An introduction to logotherapy (Revised and enlarged ed.). Simon and Schuster.

Habito, C. M., Morgan, A., & Vaughan, C. (2021). Early union, ‘disgrasya’, and prior adversity and disadvantage: Pathways to adolescent pregnancy among Filipino youth. Reproductive Health, 18(1), 107. https://doi.org/10.1186/s12978-021-01163-2

Hannani, H. (2021). Requestioning pregnant women again out of wedlock in Bugis community in the modern era: Perspective of human rights and Islamic law. AL-MAIYYAH: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 14(1), 72–88.

Handayani, L., Rahayu, H. S., Olivia, C., Meirini, I., & Qurniasih, N. (2024). Upaya peningkatan kesehatan remaja dalam menghindari kehamilan diluar nikah. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 2(4), 338–342. https://doi.org/10.31004/jerkin.v2i4.273

Hasibuan, T. S., & Sahputra, D. (2023). Gambaran self-acceptance bagi perempuan hamil di luar nikah ditinjau dari perspektif teori Germer. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 13(2), 306–316. https://doi.org/10.24127/gdn.v13i2.7607

Hidayah, N. R. A. (2020). Kontrol diri dan konformitas terhadap kenakalan remaja. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(4), 657. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i4.5571

Iriyanti, A., Suryawati, C., & Nugraheni, S. A. A. (2018). Analisis Faktor Perilaku Perawatan Kehamilan tidak Diinginkan (Unwanted Pregnancy) pada Remaja di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 6(2), 159-164. https://doi.org/10.14710/jmki.6.2.2018.159-164

Iriyanto, D. P., & Gusnita, C. (2024). Labelling terhadap fenomena remaja perempuan married by accident. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(5), 1394–1402. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i5.982

Islamy, G. H., Khumas, A., & Zainuddin, K. (2022). Strategi coping pada remaja yang stress karena kehamilan pranikah. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(1), 61–69. https://doi.org/10.56799/peshum.v2i1.1080

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. (2021, August 3). Perkawinan anak merupakan praktik berbahaya (harmful practice) yang menghambat Indonesia emas 2045. https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/siaran-pers-komnas-perempuan-tentang-perkawinan-anak-merupakan-praktik-berbahaya-harmful-practice-yang-menghambat-indonesia-emas-2045-3-agustus-2021

Krok, D. (2018). When is meaning in life most beneficial to young people? Styles of meaning in life and well-being among late adolescents. Journal of Adult Development, 25, 96–106. https://doi.org/10.1007/s10804-017-9280-y

Maesaroh, S., Sunarti, E., & Muflikhati, I. (2019). Ancaman, faktor protektif, dan resiliensi remaja di Kota Bogor. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 12(1), 63-74. https://doi.org/10.24156/jikk.2019.12.1.63

Malik, D., Astuti, A. B., & Yulianti, N. R. (2015). Pengalaman hidup remaja yang hamil di luar nikah (studi fenomenologi di desa baru kecamatan ibu Halmahera barat). Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial, 4(2).

Mediastuti, F., & Revika, E. (2019). Pengaruh Parenting Class Kesehatan Reproduksi Remaja terhadap Pengetahuan dan Sikap Orangtua dalam Pencegahan Kehamilan Remaja. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(3), 223-227. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2019.030.03.11

Muthelo, L., Mbombi, M. O., Mphekgwana, P., Mabila, L. N., Dhau, I., Tlouyamma, J., Mashaba, R.G., Mothapo, K., Ntimane, C. B., Seakamela, K. P., Nemuramba, R., Maimela, E., & Sodi, T. (2024). Exploring mental health problems and support needs among pregnant and parenting teenagers in rural areas Of Limpopo, South Africa. BMC Women's Health, 24(1), 236. https://doi.org/10.1186/s12905-024-03040-z

Myat, S. M., Pattanittum, P., Sothornwit, J., Ngamjarus, C., Rattanakanokchai, S., Show, K. L., Jampathong, N., & Lumbiganon, P. (2024). School-based comprehensive sexuality education for prevention of adolescent pregnancy: a scoping review. BMC Women's Health, 24(1), 137. https://doi.org/10.1186/s12905-024-02963-x

Ndoloe, A. L. M., & Huwae, A. (2024). Pemaafan dan subjective well-being pada remaja suku Timor di NTT yang hamil di luar nikah. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 10(1), 165-180. https://doi.org/10.29241/jmk.v10i1.1897

Ntshayintshayi, P. N., Sehularo, L. A., Mokgaola, I. O., & Sepeng, N. V. (2022). Exploring the psychosocial challenges faced by pregnant teenagers in Ditsobotla subdistrict. Health SA Gesondheid, 27, 1880. https://doi.org/10.4102/hsag.v27i0.1880

Oktaria, W., Suryati, S., & Dewi, E. P. (2024). Peranan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Dalam Mencegah Kehamilan Di Luar Nikah. Berkala Ilmiah Pendidikan, 4(2), 402-410. https://doi.org/10.51214/bip.v4i2.958

Pertiwi, N. F. A., & Abida, L. L. (2022). Dampak kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia, 2(2).

Pertiwi, N. F., & Wardani, I. Y. (2019). Harga diri remaja dan pola asuh orangtua sebagai faktor protektif ide bunuh diri. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 9(3), 301-310. https://doi.org/10.32583/pskm.9.3.2019.301-310

Pranungsari, D., & Tentama, F. (2018). Kebermaknaan hidup anak jalanan perempuan yang memiliki anak atas kehamilan yang tidak dikehendaki. Humanitas, 15(1), 24. https://doi.org/10.26555/humanitas.v15i1.5203

Prasetyaningati, D., Rosyidah, I., & Rahmawati, A. (2021). Kehamilan Remaja Diluar Pernikahan Studi Fenomenologi Di Kota Kediri. Journal of Nursing and Health, 6(2), 142-149. https://doi.org/10.52488/jnh.v6i2.168

Puasa, A. N. C., & Rahayu, M. N. M. (2024). Penerimaan diri pada remaja yang hamil di luar nikah di Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling, 2(2), 598-611. https://doi.org/10.57235/jamparing.v2i2.2973

Putri, Y. S. C. (2020). Kebermaknaan hidup dan orientasi masa depan pada wanita dewasa awal yang pernah mengalami kehamilan pranikah. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(3), 329-341. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i3.5043

Putri, H., Nur, H., & Ansar, W. (2023). pengaruh Kontrol Diri Terhadap Bentuk-Bentuk Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(6), 1184-1192. https://doi.org/10.56799/peshum.v2i6.2393

Qomariah, N., & Santi, D. E. (2021). Gambaran kebermaknaan hidup pelaku non-suicidal self-injury (NSSI). In Seminar Nasional Psikologi dan Ilmu Humaniora (SENAPIH) (Vol. 1, No. 1, pp. 424–429).

Rahman, M. A., & Lawang, K. A. (2023). Keabsahan pernikahan perempuan hamil di luar nikah menurut hukum Islam dan legislasi di Indonesia. Jurnal Tahqiqa: Jurnal Ilmiah Pemikiran Hukum Islam, 17(1), 66-78. https://doi.org/10.61393/tahqiqa.v17i1.112

Sahertian, E. A. E., & Huwae, A. (2023). Kebermaknaan hidup pada remaja yang hamil di luar nikah ditinjau dari dimensi Big Five Personality. JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia, 4(2), 43-53. https://doi.org/10.35801/jpai.4.2.2023.43950

Samawati, H. A., & Nurchayati, N. (2021). Self-acceptance remaja yang hamil di luar nikah. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(9), 1-13. https://doi.org/10.26740/cjpp.v8i9.41770

Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Higher Education.

Sari, N. N., Khumas, A., & Jalal, N. M. (2024). Gambaran penerimaan diri remaja hamil di luar nikah dan menikah secara kawin pura. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(3), 580-602. https://doi.org/10.5281/zenodo.10642624

Septora, R., Atieka, N., & Arbbania, Y. S. (2022). Kondisi Sosial Remaja Hamil Di Luar Nikah. Counseling Milenial (CM), 4(1), 41-47. https://doi.org/10.24127/konselor.v4i1.3141

Shahruddin, N. J. A., Mansor, M., Madon, Z., & Hamsan, H. H. (2018). Peranan Estim Diri Sebagai Pengantara Antara Perapatan Ibu Bapa-anak dan Sikap Terhadap Tingkah Laku Seksual Dalam Kalangan Remaja Hamil Luar Nikah. Sains Humanika, 10(2). https://doi.org/10.11113/sh.v10n2.1286

Silalahi, F., & Husna, A. (2023). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Kebermaknaan Hidup Remaja Panti Asuhan Ade Irma Suryani Nasution. Jurnal Sains dan Teknologi, 5(1), 45-50.

Sitorus, T. T. (2020). Implikasi Pembinaan Pemuda Gereja Atas Faktor-Faktor Penyebab Kasus Hamil Di Luar Nikah. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(2), 195-208. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i2.248

Sopaheluwakan, J., & Huwae, A. (2022). Kontribusi spiritualitas terhadap kebermaknaan hidup masyarakat Waru Maluku Tengah yang menjalankan ritual Mori Tari Mori Uknu. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(3), 5455–5466. https://doi.org/10.47492/jip.v3i3.1783

Steger, M. F. (2006). The meaning in life questionnaire: Assessing the presence of and search for meaning in life. Journal of Counseling Psychology, 53(1), 80-93. https://doi.org/10.1037/0022-0167.53.1.80

Suazini, E. R., & Humaeroh, L. (2020). Identifikasi Kasus Unwanted Pregnancy pada Remaja: Studi Fenomenologi. JURNAL KESEHATAN PERINTIS, 7(2), 44-58. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.518

Suratno, P., & Nugroho, Y. E. (2023). Ketegaran wanita hamil di luar nikah dalam menghadapi tekanan keluarga dalam novel Menjaring mata angin. KABASTRA: Kajian Bahasa dan Sastra, 2(2), 83-93.

Susanti, R., & Fatimah, O. Z. S. (2020). Faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang dampak pergaulan bebas pada siswa siswi SMP IT Nur Hikmah. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(2), 77-84. https://doi.org/10.31602/ann.v7i2.3296

Tebb, K. P., & Brindis, C. D. (2022). Understanding the psychological impacts of teenage pregnancy through a socio-ecological framework and life course approach. In Seminars in Reproductive Medicine (Vol. 40, No. 01/02, pp. 107-115). Thieme Medical Publishers, Inc. https://doi.org/10.1055/s-0041-1741518

Tjolly, A. Y., & Soetjiningsih, C. H. (2023). Dampak psikologis remaja yang hamil di luar pernikahan. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 224-237.

Umaroh, A. K., Kusumawati, Y., & Kasjono, H. S. (2017). Hubungan antara faktor internal dan faktor eksternal dengan perilaku seksual pranikah remaja di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(1), 65-75. https://doi.org/10.24893/jkma.v10i1.165

Wae, A. A., Aswim, D., & Natsir, H. R. A. (2023). Fenomena sosial remaja hamil di luar nikah ditinjau dari aspek hukum adat desa Legu Woda Kecamatan Magepanda. Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat, 1(4), 212-234.

Wang, H., Gai, X., & Li, S. (2023). A person-centered analysis of meaning in life, purpose orientations, and attitudes toward life among Chinese youth. Behavioral Sciences, 13(9), 748. https://doi.org/10.3390/bs13090748

Wijaya, N., & Sabilu, Y. (2022). Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun, 3(03), 128-135. https://doi.org/10.37887/jwins.v3i3.29346

Windarti, A. R., Hakim, M. Z., & Rasalwati, U. H. (2021). Kebermaknaan hidup ibu rumah tangga dengan HIV/AIDS di kelompok dukungan sebaya “Smile Plus” Temanggung. REHSOS: Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial, 3(2), 190-205. https://doi.org/10.31595/rehsos.v3i02.448

World Health Organization. (2024, April 10). Adolescent pregnancy. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-pregnancy

Wulandari, P., Fihastutik, P., & Arifianto, A. (2019). Pengalaman psikologis kehamilan pranikah pada usia remaja di Keluarahan Purwosari Kecamatan Mijen. Journal of Holistic Nursing Science, 6(2), 64-73. https://doi.org/10.31603/nursing.v6i2.2649

Yulianingsih, A. D., & Masykur, A. M. (2019). Pengalaman remaja sebagai single mother (Studi fenomenologi pada remaja perempuan yang mengalami married by accident). Jurnal Empati, 8(1), 200–211. https://doi.org/10.14710/empati.2019.23595

Zhao, H., Zhang, M., Li, Y., & Wang, Z. (2023). The relationship between a growth mindset and junior high school students’ meaning in life: a serial mediation model. Behavioral Sciences, 13(2), 189. https://doi.org/10.3390/bs13020189

Published
2025-08-27
How to Cite
Sahertian, E. A. E., Adiyanti, M. G., & Wahyuningrum, E. (2025). “When Crisis Becomes Growth”: Meaning-Making, Resilience, and Growth among Adolescents with Out-of-Wedlock Pregnancy. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 7(2). https://doi.org/10.51214/002025071545000