The History of Muhammadiyah Education in Banyumas from Colonial Period to the Old Order

  • Asep Daud Kosasih Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
  • Rendi Marta Agung Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
Keywords: Education, Muhammadiyah, Banyumas, Colonial, Old Order

Abstract

This study aims to uncover the history of Muhammadiyah education in Banyumas from the colonial period to the Old Order. Data sources comprise various historical literature, including books, archival documents, magazines, and official organizational publications. The historical method was applied through four distinct stages: heuristics (data collection), criticism (testing authenticity and source validity), interpretation (analyzing data within a conceptual framework), and historiography (synthesizing and reconstructing the narrative). The findings reveal that Muhammadiyah education in Banyumas during the colonial era was an integral part of early twentieth century Islamic educational modernization throughout the Indonesian archipelago. Beyond offering alternative schooling for the indigenous population, it served as a vital medium for disseminating Islamic reformist ideas, fostering cadre development, and establishing modern institutional structures. Despite colonial constraints, Muhammadiyah successfully built a resilient educational foundation that expanded rapidly after Indonesian independence. Transitioning into the independence era, particularly during the Old Order, Muhammadiyah shifted its focus toward developing formal educational institutions tailored to post-independence societal needs. By leveraging active support from its members and the broader local community, Muhammadiyah Banyumas maintained existing schools while pioneering new institutions. This period marked a pivotal transition from colonial conditions to integration into the national education system. The establishment of these institutions provided concrete evidence of Muhammadiyah’s capacity to meet local community needs for modern Islamic education. Ultimately, the institutional foundation established during the Old Order served as the essential strategic groundwork for Muhammadiyah’s educational expansion in Banyumas during the subsequent New Order era.

References

Abdurrahman, D. (1999). Research method of history. Logos Wacana Ilmu.

Afandi, R., & Mustajab, M. (2019). Contestation of global competencies: The concepts of 3 featured Madrasah Ibtidaiyah in Banyumas. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 361–382. https://doi.org/10.14421/jpi.2018.72.361-382

Agung, R. M., Wulandari, N. D., Anjani, R., Rahmanto, H., & Tanjung, S. (2025). Transformation of Muhammadiyah’s da’wah in the digital era: Progressive-digital da’wah model as an innovation of the progressive Islamic movement. Bulletin of Indonesian Islamic Studies, 4(1), 192–209. https://doi.org/10.51214/biis.v4i1.1469

Ahmad, F. (2015). Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan tentang pendidikan. Profetika: Jurnal Studi Islam, 16(2), 115–127. https://doi.org/10.23917/profetika.v16i2.1854

Al Aydrus, N., Nirmala, N., Lasawali, A. A., & Rahman, A. (2022). Peran Muhammadiyah dalam upaya pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman, 17(1), 45–56. https://doi.org/10.56338/iqra.v17i1.2174

Ali, M., Kuntoro, S. A., & Sutrisno, S. (2016). Pendidikan berkemajuan: Refleksi praksis pendidikan K.H. Ahmad Dahlan. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 4(1), 43–58. https://doi.org/10.21831/jppfa.v4i1.7821

Amelia, A. (2021). Pembaharuan pendidikan berdasarkan pemikiran K.H. Ahmad Dahlan. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 520–528. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.333

Aristyasari, Y. F., & Faizah, R. (2020). Membedah corak filsafat pendidikan Muhammadiyah (Telaah konsep pendidik Muhammadiyah). Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5(2), 85–96. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5872

Berita Pengadjaran Moehammadijah Hindia Timoer. (1930). Hoofdbestuur Moehammadijah.

Damayanti, M., Wahyuni, E. T., Amelia, S., & Subarkah, M. A. (2023). Peran pendidikan Muhammadiyah dalam peluang dan tantangan di era digital. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman, 8(2), 120–132.

Djamas, N. (2009). Dinamika pendidikan Islam di Indonesia. Rajawali Pers.

Djumhur, I., & Dasasuparta, H. (1976). Sejarah pendidikan. CV Ilmu.

Fathony, B. V. (2023). Kiprah KH. Abu Dardiri (1895–1967) dalam perkembangan Muhammadiyah di Daerah Banyumas. Siginjai: Jurnal Sejarah, 3(1), 45–58.

Hidayanto, A., Hikmatiyar, A., & Huda, S. (2024). KH Ahmad Dahlan’s teachings: Foundation of Muhammadiyah educational philosophy. Journal of Islamic and Muhammadiyah Studies, 6(1), 12–24. https://doi.org/10.21070/jims.v6i1.1584

IKIP Muhammadiyah Purwokerto. (1979). Piagam pendirian Perguruan Tinggi IKIP Muhammadiyah Purwokerto [Dokumen internal]. IKIP Muhammadiyah Purwokerto.

IKIP Muhammadiyah Purwokerto. (1990). Panduan masuk IKIP Muhammadiyah Purwokerto.

Ilham, I., & Syamsuddin, I. P. (2021). Pendidikan Islam: Telaah sejarah sosial keagamaan dan modernisasi pendidikan Muhammadiyah. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan, 5(2), 180–195. https://doi.org/10.52266/tadjid.v5i2.704

Khosin, K. (2023). Reformasi pendidikan Muhammadiyah di Indonesia. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(2), 850–862. https://doi.org/10.35931/aq.v17i2.2003

Kosasih, A. D., & Suwarno, S. (2010). Pola kepemimpinan organisasi Muhammadiyah. ISLAMADINA: Jurnal Pemikiran Islam, 9(1), 15–30.

Kosasih, A. D., & Suwarno, S. (2014). Dinamika sosial gerakan Muhammadiyah di Banyumas. Pustaka Pelajar.

Lenggono, W. (2018). Lembaga pendidikan Muhammadiyah. Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam, 19(1), 43–62. https://doi.org/10.30595/islamadina.v19i1.2897

Marsudi, M. S., & Zayadi, Z. (2021). Gerakan progresif Muhammadiyah dalam pembaharuan pendidikan Islam dan sosial keagamaan di Indonesia. Mawa’izh: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 12(2), 210–225. https://doi.org/10.32923/maw.v12i2.2035

Muktaruddin, M., Purnama, A., Ritonga, F. F., Sinaga, H. A. B., Sianipar, K., & Fadhli, M. (2023). Eksistensi lembaga pendidikan Muhammadiyah dalam perspektif Al-Washliyah sebagai ormas Islam lokal di Kota Medan. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 1120–1132. https://doi.org/10.56832/edu.v3i2.345

Mukti, A., & Sandiah, F. A. (2020, November 18). Mendidik Nusantara khusus: 108 tahun Muhammadiyah. Pimpinan Pusat Muhammadiyah. https://muhammadiyah.or.id/2020/11/mendidik-nusantara-khusus-108-tahun-muhammadiyah/

Mulkhan, A. M. (2010). Warisan intelektual K.H. Ahmad Dahlan. Suara Muhammadiyah.

Mu’ti, A. (2015). Kristen Muhammadiyah. Al-Wasat.

Nakamura, M. (1983). The crescent arises over the banyan tree: Cultural transformation of Javanese Islam. Gadjah Mada University Press.

Nashir, H. (2010). Muhammadiyah gerakan pembaruan. Suara Muhammadiyah.

Nilam, R. D. A. (2020). Pendidikan Muhammadiyah ditinjau dari perspektif filsafat pendidikan Islam [Skripsi/Makalah]. Program Studi Filsafat Pendidikan Islam.

Noer, D. (1980). Gerakan modern Islam di Indonesia 1900–1942. LP3ES.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas. (1995). Data perguruan Muhammadiyah Jawa Tengah Daerah Banyumas.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas. (1996). Data perguruan Muhammadiyah Jawa Tengah Daerah Banyumas.

Priyadi, S., Soedarmanto, L., & Herusatoto, B. (2000). Sejarah Universitas Muhammadiyah Purwokerto: Dari Jalan Dokter Angka hingga Kampus Dukuhwaluh. Tim Penulisan Buku Sejarah UMP Panitia Lustrum VII Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Riwayat Hidup Singkat HOS Notosuwiryo Berdasarkan Buku Catatan yang Beliau Tulis Sendiri. (1985). Naskah tidak diterbitkan, Ahli Waris HOS Notosuwiryo.

Riwayat Hidup Singkat Nafsirin Hasan Supeno. (1998). Naskah tidak diterbitkan, Ahli Waris Nafsirin Hasan Supeno.

Ruslan, A. (2020). Falsafah ajaran Kyai Ahmad Dahlan dan etos pendidikan Muhammadiyah. Chronologia: Journal of History Education, 2(1), 35–48. https://doi.org/10.22236/jhe.v2i1.5620

Sairin, W. (1995). Gerakan pembaruan Muhammadiyah. Pustaka Sinar Harapan.

Salam, J. (1968). Riwayat hidup K.H. Ahmad Dahlan. Depot Pengadjaran Muhammadiyah.

Salmin, S., Ismail, I., Ali, M., Asbah, A., Rahmi, S. A., & Jafar, M. U. A. (2024). Peluang dan tantangan pembaharuan pendidikan Muhammadiyah. Pandawa: Jurnal Pendidikan dan Dakwah, 6(2), 180–192.

Setiawati, I., Hakim, S. A., Sari, Z., & Fajri, M. D. (2025). Relevansi dan respons pendidikan Muhammadiyah terhadap tantangan era disrupsi digital. Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 6(2), 105–118. https://doi.org/10.52593/pdg.06.2.03

Sudarno. (1994). Berdirinya Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas (Usaha-usahanya untuk kemajuan umat Islam 1922–1945) [Skripsi tidak diterbitkan]. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Sukmana, W. J. (2021). Metode penelitian sejarah (Metode sejarah). Seri Publikasi Pembelajaran, 1(2), 1–10.

Suyatno, S. (2024). Relevansi pendidikan Muhammadiyah dalam menghadapi era Smart Society 5.0. Jurnal Basicedu, 8(2), 1420–1431. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7339

Syuja’, K. (2009). Islam berkemajuan: Kisah perjuangan K.H. Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah masa awal. Al-Wasat.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1954 tentang Pernyataan Berlakunya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1950 tentang Dasar-Dasar Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah untuk Seluruh Indonesia. (1954). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1954 Nomor 38.

Wasino. (2021). Metode penelitian sejarah (Metode sejarah). Seri Publikasi Pembelajaran, 1(2), 11–20.

Yunus, M. (1996). Sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Hidakarya Agung.

Yusril, Y., & Bawa, D. L. (2020). Pemikiran K.H Ahmad Dahlan tentang pembaharuan pendidikan di Indonesia. Pilar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 50–62. https://doi.org/10.26618/zhk55r30

Published
2026-07-27
How to Cite
Asep Daud Kosasih, & Rendi Marta Agung. (2026). The History of Muhammadiyah Education in Banyumas from Colonial Period to the Old Order. Berkala Ilmiah Pendidikan, 6(2), 398-410. https://doi.org/10.51214/bip.v6i2.2180